Yogyakarta — Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam (FUPI), UIN Sunan Kalijaga
Yogyakarta, mencatat publikasi dosen yang terindeks Scopus sebanyak 32 artikel
pada 2025 dan 30 artikel pada 2026.
Berdasarkan data
tersebut, terdapat 22 dosen yang tercatat memiliki publikasi pada 2025,
sedangkan pada 2026 terdapat 19 dosen. Angka ini menunjukkan bahwa publikasi
yang tercatat pada 2026 sedikit lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya,
baik dari sisi jumlah artikel maupun jumlah dosen yang berkontribusi. Namun
kemungkinan jumlahnya bisa bertambah hingga akhir tahun 2026, karena ada
beberapa artikel yang belum muncul pada database www.scopus.com.
Secara kuantitatif,
jumlah artikel pada 2026 berkurang 2 artikel dibandingkan 2025. Sementara itu,
jumlah dosen yang memiliki publikasi turun sebanyak tiga orang. Meskipun
demikian, data ini perlu dibaca secara proporsional karena dokumen yang
digunakan belum tentu mencerminkan keseluruhan publikasi dosen pada
masing-masing tahun.
|
Indikator |
2025 |
2026 |
|
Jumlah artikel
terindeks Scopus |
32 |
30 |
|
Jumlah dosen yang
memiliki publikasi Internasional Berputasi |
22 |
19 |
Data ini dapat
menjadi motivasi dan sekaligus bahan evaluasi bagi fakultas untuk memperkuat
produktivitas dan kolaborasi riset dosen. Upaya tersebut menurut Wakil Dekan
Bidang Akademik dan Kelembagaan, Prof. Dr. Saifuddin Zuhri, S.Th.I., M.A. “dapat
dilakukan melalui pendampingan penulisan artikel ilmiah, pengembangan jejaring
kolaborasi internasional, serta penguatan strategi publikasi pada jurnal
bereputasi.” Lebih Lanjut dia mengatakan “Pembuatan Road Map, pemetaan, dan
evaluasi yang sistematis di 2 tahun ke depan akan dicanangkan untuk turut
berkontribusi dalam mempertahankan posisi UIN Sunan Kalijaga sebagai
Universitas Rangking 2 di Indonesia dan Ranking 37 sedunia dalam bidang Teologi
dan Religius Studies.”
Ke depan,
pemutakhiran data publikasi secara berkala penting dilakukan agar fakultas
memiliki gambaran yang lebih akurat mengenai produktivitas riset dosen. Data
tersebut juga dapat menjadi dasar penyusunan program pengembangan penelitian
yang terukur, berkelanjutan, dan sesuai dengan bidang keilmuan masing-masing
dosen.