Laboratorium merupakan unit penunjang akademik yang berada di bawah
naungan program studi dan berfungsi sebagai ruang pengembangan keilmuan serta
keterampilan praktis sivitas akademika. Keberadaan laboratorium dirancang untuk
mendukung pelaksanaan pembelajaran berbasis praktik, eksperimen, dan penguatan
kompetensi sesuai dengan bidang keilmuan masing-masing jurusan. Dengan
fasilitas dan peralatan yang memadai, laboratorium menjadi bagian integral
dalam proses pendidikan tinggi yang berorientasi pada kualitas dan relevansi
keilmuan.
Selain mendukung kegiatan pembelajaran, laboratorium juga berperan
sebagai pusat kegiatan penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan. Berbagai
aktivitas riset dosen dan mahasiswa dilaksanakan di laboratorium guna
menghasilkan temuan ilmiah, publikasi akademik, serta inovasi yang bermanfaat
bagi pengembangan disiplin ilmu. Melalui suasana ilmiah yang terstruktur dan
terarah, laboratorium mendorong budaya riset yang berkelanjutan dan kolaboratif
di lingkungan universitas.
Lebih jauh, laboratorium turut mendukung pelaksanaan pengabdian kepada
masyarakat melalui kegiatan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi. Hasil
kajian dan eksperimen yang dilakukan di laboratorium dapat dikembangkan menjadi
solusi praktis bagi kebutuhan masyarakat dan pemangku kepentingan. Dengan
demikian, laboratorium tidak hanya berfungsi sebagai ruang akademik, tetapi
juga sebagai wahana kontribusi universitas dalam menjawab tantangan sosial dan
pembangunan secara berkelanjutan.
Adapun dari Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam memiliki laboraturim
sebagai pendukung aktivitas perkuliahan, yakni
1.
Laboratorium Studi Al Quran dan Hadis
2.
Laboraturium Sosiologi Agama
3.
Laboratorium Filsafat
4.
CARE (Central of Religious Studies)
Selain dari Laboratorium, terdapat juga Pusat Studi dan Organisasi
lainnya di Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam, yakni
1.
Rumah Gender
2.
IMPACT (Information, Media Promotion, and
Communication Team)
3.
Rumah Jurnal Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam