Gelar Mentoring, International Office FUPI Targetkan Semua Pendaftar Lolos Beasiswa LPDP

International Office Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam (FUPI) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta untuk pertama kalinya menggelar acara mentoring sesi pertama yang dilaksanakan pada 20 Mei 2021 pada jam 19.00 WIB. Acara yang dimoderatori oleh Fadhli Lukman, M.A ini turut menghadirkan 56 partisipan LPDP sekaligus mentor yang bertugas.

Fadhli menegaskan bahwa kita sedang bersaing dengan diri sendiri dan ketentuan LPDP bukan sedang berkompetisi dengan orang lain. Sehingga semuanya tergantung seberapa kuat dari diri sendiri berjuang. Selanjutnya, Fadli sampaikan untuk para partisipan lebih baik mengikuti LPDP gelombang kedua saja. Hal ini cukup memberikan kita pengalaman bagaimana seleksi gelombang pertama sehingga dapat belajar dari kesalahan gelombang pertama.

Acara yang dibuka oleh Dr. H. Zuhri, M.Ag. selaku Wakil Dekan FUPI UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menyampaikan apresiasi terhadap acara mentoring beasiswa LPDP. Saya sangat mengharapkan para mentor mendapatkan kenang-kenangan dari FUPI UIN Sunan Kalijaga.

Kedua, Zuhri menyampaikan apresiasi dan rasa bangga terhadap teman CPNS yang baru dapat memberikan gagasannya secara praktis dan langsung dieksekusi acara mentoring beasiswa LPDP.

Sebagai penutup, Zuhri menyampaikan harapannya. “Mudah-mudahan kegiatan semacam ini mendapatkan perhatian serius dan memberi manfaat bagi mahasiswa dan alumni. Saya berharap alumni dapat memanfaatkan kesempatan yang jarang karena beasiswa ini cukup besar nominalnya. Dan saya doakan semua yang ikut ini dapat mendapat beasiswa LPDP. Agaknya tantangan ke depan lebih berat dibandingkan tahun sebelumnya dengan beberapa potongan dana yang dilakukan oleh negara.”

Hamdi Putra Ahmad dan Annas Rolli Muchlisin yang bertugas mentoring kali ini sangat antusias terhadap acara. Annas menyampaikan beberapa teknis pendaftaran LPDP.

“Pertama, teman-teman harus sering buka web LPDP karena setiap tahunnya berubah. Hal yang dilakukan adalah membuat akun terlebih dahulu dengan mengisi data diri. Data diri ini menyangkut sertifikat prestasi dan organisasi. Selanjutnya, yang menjadi nilai plus, LPDP juga mengadakan perluasan beasiswa untuk Pendidikan S1. Kita juga diperkenankan untuk memilih 3 kampus. Dan kita juga harus perhatikan bahwa ada beberapa kampus yang misalnya kita mau daftar tapi berbayar” Lanjut Anas.

“Kita juga harus tegaskan akan mendaftar jalur reguler atau afirmasi. Afirmasi berasal dari daerah khusus. Hal ini terkait dengan perbedaan syarat keduanya, termasuk IPK minimal 3 untuk pendaftar S2, syarat bahasa baik dalam negeri atau luar negeri juga berbeda antara reguler dengan afirmasi.” Imbuhnya.

Dalam hal ini, Annas lebih banyak berbicara tentang teknis pendaftaran LPDP. Selanjutnya, materi disampaikan oleh Hamdi. Hamdi menyampaikan terkait informasi umum untuk mengenal LPDP lebih dekat.

“ada beberapa alasan mengapa kita perlu memilih LPDP? Setidaknya ada tiga alasan. Pertama, karena LPDP merupakan beasiswa terbesar. Kedua, banyak pilihan kampus. Dan terakhir, kita bisa mengabdi kembali ke dalam negeri yang memberi kita beasiswa.” Tekannya.

Hamdi juga banyak berbicara tentang teknis pendaftaran. Ia menekankan ada tiga tahapan pendaftaran yakni registrasi online, seleksi berbasis komputer, dan wawancara. Selanjutnya, berita terkait dengan beasiswa LPDP dapat diakses melalui youtube https://www.youtube.com/watch?v=O2VWvr1DIns *Rosi