Rektor UIN Sunan Kalijaga Al-Makin Berikan Motivasi tentang Masa Depan Keilmuan Ushuluddin

“Jika anda mengkhianati teman, maka masa depan anda suram. Setia kawan adalah kunci kesuksesan anda. Etika utama UIN Sunan Kalijaga yaitu menghargai keragaman dan mengakui kesetaraan.” Prof. Al Makin.

Beliau juga menjelaskan, tidak usah khawatir dengan masa depan anda, karena lulusan Ushuluddin sudah terbukti mempunyai jaringan yang sangat luas untuk menjadi Pemimpin, Pengusaha, Politikus, Pengajar dan lain sebagainya.

Pada tahun 2019, lulusan Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga yang masuk di tahun 2012 memeliki kategori lulusan sebagai berikut: 1) Bekerja 41%, 2) Bekerja dan Wirausaha 22%, 3) Belum, tidak bekerja atau melanjutkan studi 20%, 4) Wirausaha 11%. Figur ini cukup menarik karena Fakultas Ekonomi, Hukum, Sospol di UGM itu kategori belum atau tidak bekerja itu tinggi sekali bahkan terkadang bisa sampai 40%.

Sebaran Pekerjaan Lulusan pada tahun 2019 yaitu: Pemerintah 14,4%, Non Pemerintah 10,7%, Swasta 22,7%, Lokal 15,48%, Nasional 14, 8%, Internasional 1,9%, Multinasional 1,7%. Sedangkan di sektor usaha yaitu: Kuliner 2,9%, Jasa 4,2%, Retail 6,5%, Properti 0,2%, Pertanian 1,3%, dan lainnya 2,9%. Sedangkan waktu tenggang mendapatkan pekerjaan ialah: 1 bulan 36%, 3 bulan 14%, <6 bulan 3%, 6 bulan 8%, >6 bulan 39%.

Mengapa lulusan UIN Sunan Kalijaga penganggurannya sedikit? Karena semua lulusan UIN Sunan Kalijaga itu diseluruh Indonesia mempunyai banyak jaringan, ada lulusan kita yang sudah bekerja di perusahaan ia mengajak temannya untuk ikut bergabung di perusahaannya. Ada yang menjadi tukang jam, tukang helm, imam masjid, guru ngaji, bahkan ada juga yang menjadi Wakil Bupati Tanggamus, Lampung, Pak Imam Syafi’I, dimana beliau pernah menjadi politisi PKB terus ke PDIP.

Jaringan Alumni kita itu menguasai bidang ekonomi, politik, keagamaan di seluruh Indonesia. Maka kalau kita ingin melamar pekerjaan cantumkan nama UIN Sunan Kalijaga. Maka Insyaallah anda akan diterima karena lulusan UIN Sunan Kalijaga sudah punya nama besar di seluruh Indonesia.

Fakultas Ushuluddin itu terkenal dengan wawasan kefilsafatannya, dididik untuk bisa menjadi berfikir, maka jangan rugi kalau anda meningkatkan daya baca buku anda. Beliau juga menjelaskan bahwa kita harus menerima keadaan, kalau kita mencoba menyatakan cinta kepada seorang wanita dan ditolak, terima saja karena anada dilatih untuk bisa menghadapi keadaan. Never Give Up, dalam bahasa arab “La tai-asu min rahmatillah”, Janganlah kalian putus asa dengan rahmat Allah.”

Kita menjadi manusia atau Homo Sapiens, kita bisa membangun peradaban, bisa naik pesawat, bisa naik Yamaha, Kawasaki, supra itu karena sikap koperatif kita. Hewan lain yang cerdas itu seperti lumba-lumba, lumba-lumba itu bekerjasama untuk bisa memangsa, memburu, bekerjasama maksimal itu 20, mereka melingkar-lingkar seperti jarring setelah itu bisa memangsanya. Singa juga berkelompok maksimal 5, ada juga simpanse tapi klan mereka, kelompok mereka maksimal 20. Menurut Yuval Noah Harari, mereka yang bisa berkelompok lebih banyak mereka yang bisa bertahan hidup lebih lama iya Manusia sebagai Hayawanun Natiq, Hewan yang berfikir.

Jadi, jika anda orang yang bisa berkolaborasi dalam tim, bersama teman, setia kawan, sopan, punya etika, bekerja sama, tidak suka berkhianat, berkata yang benar, tidak berbohong, berteman yang baik, tidak menyakiti teman, maka itu adalah kualitas terbaik yang anda akan miliki dan itulah yang menjamin masa depan anda, yaitu watak kolaboratif, watak bekerjasama bersama teman, itu adalah nasihat Yuval Noah harari, seorang sejarawan dari Israel.

Jadi intinya, masa depan anda sebagai mahasiswa, masa depan anda sebagai lulusan Ushuluddin nantinya tergantung bagaimana watak, karakter anda sebagai homo-sapiens sebagai manusia, watak kolaboratif kooperatif anda. Pertemanan yang nanti akan anda bangun bersama teman-teman anda baik di kelas maupun diluar kelas itu yang akan menjamin masa depan anda. Jika anda setia kepada teman maka teman anda akan membalas dan itu tidak hanya sekarang tapi nanti ketika anda sudah lulus kuliah. Teman anda punya peluang kerja karena anda setia sama dia, dia akan berbagi dengan anda. Teman anda punya rezeki, karena anda setia maka rezeki itu akan dibagi dengan anda. Teman anda punya kesempatan maka teman anda juga akan membagikan kesempatan kepada anda.

“Anda mau berkarir di bidang akademik, di bidang politik, di bidang swasta, dalam negeri PNS, maka watak kolaboratif inilah yang akan menentukan masa depan anda. Bertambah anda berwartak kolaboratif setia kawan, baik sesama kawan, maka masa depan anda bertambah cerah. Sebaiknya, Jika anda mengkhianati teman, menyakiti teman, tidak setia sama sahabat, mencelakai teman, merendahkan teman, maka masa depan anda suram,. Kenapa? Teman yang anda sakiti nanti akan mengingat tidak hanya waktu kuliah ini, tapi nanti setelah selesai kuliah, dia akan menutup pintu anda untuk kesempatan anda, dan tidak memberikan apa yang dia dapatkan”. Prof. Al Makin- (yahdi)