Prodi Magister Adakan Penguatan Akademik Mahasiswa Baru

Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam (FUPI) UIN Sunan Kalijaga menyelenggarakan Orientasi Akademik Prodi Magister. Orientasi akademik ini merupakan kelanjutan pengenalan budaya kampus kepada mahasiswa baru magister Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam, setelah beberapa hari sebelumnya telah diadakan Sosialisasi Pembelajaran (SOSPEM). Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, 6-7 Oktober 2020, secara online via zoom.

Pada hari pertama, orientasi dibagi menjadi tiga sesi, yang sebelumnya dibuka dengan sambutan oleh Dekan Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN Sunan Kalijaga, Dr. Inayah Rohmaniyah, M.Hum., M.A. Pada sambutan tersebut, beliau menyambut para mahasiswa baru dengan antusias, dan menerima mereka sebagai keluarga besar FUPI. Dan sebagai keluarga, beliau mengajak para mahasiswa dan dosen untuk saling medukung dan bekerja sama untuk mewujudkan cita-cita serta tujuan individu dan fakultas.

Acara berlanjut pada sesi pertama. Sesi ini mengambil tema “Studi Jenjang S2, Perubahan Paradigma Berpikir dan Merdeka Belajar”, yang dinarasumberi oleh Prof. Dr. Hilman Latief, M.A. Secara panjang lebar beliau menjelaskan bagaimana seharusnya mahasiswa magister bersikap dalam dunia akademik. Beliau menjelaskan dan berbagi banyak pengalaman tentang berbagai hal, seperti cara dan tradisi berpikir serta beragumen yang sangat berbeda antara dunia akademik di jenjang S1 dan S2. Beliau menekankan agar mahasiswa magister mampu untuk bersikap kritis, khususnya kritis dalam membaca dan berfikir.

Sesi selanjutnya mengambil tema “Studi Magister (S2) di Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam”, yang diisi oleh dekan dan para wakil dekan FUPI. Selaku dekan, Dr. Inayah menyampaikan mengenai gambaran umum mengenai UIN Sunan Kalijaga, khususnya Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam, baik visi dan misi, profil lulusan, akreditasi, dan hal lainnya. Sedangkan Dr. H. M. Alfatih Suryadilaga, selaku wakil dekan I, memberikan pengayaan materi yang berkaitan dengan kepenulisan, khususnya masalah plagiarisme. Pada kesempatan ini, wakil dekan II, Dr. Robby H. Abror tidak dapat berhadir karena sedang sakit. Sehingga, penyampaian materi dilanjutkan oleh wakil dekan III, Dr. Sofiyullah Muzammil, yang menjelaskan mengenai kelembagaan, himpunan mahasiswa, dan sebagainya.

Sesi terakhir di hari pertama tersebut dinarasumberi oleh Dra. Labibah Zain, MLIS., selaku Kepala UPT Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga. Tema sesi tersebut adalah “Akses Fasilitas Perpustakaan”. Pada sesi ini beliau menjelaskan berbagai hal pokok terkait perpustakaan, baik layanan, akses, mau pun tata tertibnya. Karena pandemi belum sepenuhnya teratasi yang mengakibatkan akses manual perpustakaan menjadi sangat terbatas, maka penjelasan dan pengarahan mengambil porsi yang lebih banyak terkait akses perpustakaan secara online.

Pada hari berikutnya, Rabu (6 Oktober 2020), sesi Orientasi Akademik dibagi menjadi dua. Sesi pertama dinarasumberi oleh Dr. Zuhly Nadia, M.A., dengan tema “Studi Jenjang Magister (S2): ke Arah Maturitas Berpikir dan Sikap Akademik”. Sesi dimulai dengan pancingan pertanyaan kepada para mahasiswa baru tentang tiga hal, yaitu tujuan, harapan, dan kekhawatiran mahasiswa dalam menjalani pembelajaran di tingkat magister. Tiga hal tersebut dipertanyakan karena berkaitan dengan maturitas sikap dan cara berpikir mahasiswa dalam menghadapinya.

Sedangkan sesi terakhir merupakan sesi “Ke-Prodi-an”, yang tentunya mahasiswa akan dibagi dan mengikuti diskusi berdasarkan prodinya masing-masing, dalam hal ini terdapat tiga prodi, yaitu Aqidah dan Filsafat Islam, Studi Agama-agama, dan Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir. Setelah sesi tersebut berakhir, peserta orientasi kembali ke zoom meeting utama untuk melaksanakan penutupan yang dipimpin oleh Dr. Ustadzi Hamzah, M.Ag.