Cara Membuat OBE dalam Kurikulum

Muhammad Alfatih Suryadilaga

Wakil Dekan Akademik Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam

UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Model pendidikan di era sekarang memerlukan inovasi yang terus menrus dalam rangka menjembatani antara proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dan dunia nyata pekerjaan yang terus berkembang. Salah satunya adalah membuat tujuan pebelajaran yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan mengkaktkan dengn kebutuhan PT baik universitas maupun Prodi dan Fakultas. Kenyataan tersebut dapat terwadahi oleh Outcome Base Education (OBE)

OBE adalah sebuah pendekatan baru yang mengedepankan proses yang berkelanjutan. Tujuan dari hal ini adalah untuk mendapatkan KBM yang efektif, ineraktif dan Inovatif. Kenyataan ini harus terumuskan dengan jelas dalam bangunan kurikulum dan yang terkait dengannya. Setidaknya dengan model OBE ini rumusan tujuan dan capaiannya antara matakuliah dengan Profil Prodi singkron dan mendukung dengan baik. Demikian juga dalam sgrategi dan model pembelajaran, prosedur dan model penilaian serta lingkungan di dalamnya.

Salah satu untuk mendapatkan kurikulum yang aktual dan dibutuhkan masyarakat diperlukan untuk mereview dan merumuskan apa yang dibutuhkan tujuh komponen yaitu masyarakat, mahasiswa dan alumni, pengguna lulusan, pemerintah/ kementerian pendidikan dan agama/badan akreditasi, departmen atau prodi, fakultas dan universitas. Hal inilah menjadikan model kurikulum dan implementasinya berbeda satu dengan lain sesuai visi, misi dna tujuan masing-masing seta kekhasan di dalamnya. (MAS)