Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam
Senin, 17 Juli 2017 14:37:13 WIB Dilihat : 182 kali

FAKULTAS USHULUDDIN DAN PEMIKIRAN ISLAM UIN SUNAN KALIJAGA MENERIMA KUNJUNGAN PRODI STUDI AGAMA AGAMA IAIN PONTIANAK

Yogyakarta 13 Juli 2017. Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam menerima tamu dari UIN Pontianak yang diwakili oleh Ketua dan Sekretaris Jurusan Studi Agama Agama (SAA). Ditemui oleh Dekan fakultas Dr. Alim Roswantoro, M.Ag, Wakil Dekan Bidang Administrasi UMUM, Perencanaan dan Keuangan Dr. Ahmad Baidowi, M.Si dan Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Dr. Inayah Rohmaniyah, M.Hum, MA, Ketua Prodi Studi Agama Agama Dr. Ustadzi Hamzah, MAg, dan Sekretaris Prodi Studi Agama Agama Khairullah Dzikri, Ma. St.Rel, Kaprodi SAA IAIN Pontianak menyampaikan tujuan kedatangan mereka untuk belajar tentang bagaimana mengembangkan Prodi SAA.

Kaprodi SAA IAIN Pontianak memandang bahwa Prodi SAA di Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN Sunan Kalijaga telah memiliki nama besar dan dikenal telah melahirkan banyak tokoh Nasional bahkan internasional, sementara Prodi SAA di IAIN Pontianak baru dibuka pada tahun 2015 sehingga harus banyak belajar pada UIN Sunan Kalijaga. Salah satu problem yang dihadapi oleh Prodi SAA IAIN Pontianak sebagaimana disampaikan oleh Kaprodi adalah masih sedikitnya jumlah mahasiswa dan rendahnya minat calon mahasiswa untuk mendaftar pada prodi SAA. Selain itu kaprodi juga menyampaikan bagaimana para mahasiswa di prodi SAA belum mempunyai kepercayaan diri terutama kepercayaan terhadap kemampuan intelektualitas dan penguasaan wacana studi agama, sementara di sisi lain masyarakat jauh lebih tertarik pada bidang keilmuan lain yang dipandang lebih menjanjikan, seperti Perbankan Syariah. Hal tersebut juga berdampak pada kegiatan Kemahasiswaan yang belum semarak sebagaimana yang diharapkan.

Dekan Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN Sunan Kalijaga menyampaikan bahwa banyak upaya yang dapat dilakukan agar Fakultas Ushuluddin dan khususnya prodi SAA mendapatkan kepercayaan dari masyarakat. Terlebih ilmu Studi Agama Agama dibutuhkan di berbagai lembaga dan dapat memberikan kontribusi di berbagai lembaga Pemerintah maupun LSM. Sosialisasi pada masyakarat tentang urgensi lulusan SAA perlu selalu dilakukan, terutama untuk menunjukkan bahwa lulusan SAA, sebagaimana yang telah tercatat dalam sejarah prodi SAA Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam, UIN Sunan Kalijaga, dapat berkarya di berbagai bidang. Banyak lulusan SAA yang menjadi Dosen atau Guru, Pimpinan di berbagai lembaga, Konsultan, Wirausahawan yang sukses, dan bahkan pimpinan di Lembaga Pemerintah termasuk Pimpinan MPR.

Ketua Prodi SAA Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN Sunan Kalijaga menyampaikan beberapa strategi yang selama ini dilakukan oleh Prodi SAA dalam rangka menyosialisasikan dan mengembangkan lembaga. Diantara strategi tersebut dengan membuat company profile yang dapat diakses secara luas di berbagai media social. Strategi lain yang tidak kalah penting adalah memberikan pengalaman kepada mahasiswa untuk terjun langsung di masyarakat dengan program Praktek Kuliah Lapangan (PKL) yang secara tidak langsung menjadi media untuk memperkenalkan prodi pada masyarakat yang lebih luas. Strategi lain yang berdampak signifikan adalah membangun kerjasama dengan berbagai LSM dan mengirimkan mahasiswa untuk magang di berbagai lembaga sesuai dengan ketertarikan akademik mereka.

Pertemuan ditutup dengan pembicaraan kemungkinan membangun kerjasama yang berkelanjutan diantara dua lembaga tersebut. Inayah 2017

Berita Terkait

Berita Terpopuler

Arsip Pengumuman
Arsip Berita
Arsip Agenda
Arsip Kolom