PEMBUKAAN 4 th USHULUDDIN INTERNATIONAL CONFERENCE (USICON) Religion and Biopolitics: Challenge and Opportunity in New Era

PRESS RELEASE

4 th USHULUDDIN INTERNATIONAL CONFERENCE (USICON) Religion and Biopolitics: Challenge and Opportunity in New Era

Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam UIN Sunan Kalijaga menggelar Seminar Internasional bertema “Religion and Biopolitics: Challenge and Opportunity in New Era. Kegiatan ini merupakan rangkaian 4 th USHULUDDIN INTERNATIONAL CONFERENCE (USICON) yang dilaksanakan pada tanggal 10-11 November 2020.

Dibuka pada hari selasa 10 November 2020 oleh Prof. Dr. Phil. Al Makin, S.Ag., M.A, selaku keynote speaker sekaligus Rektor UIN Sunan Kalijaga, menyampaikan pentingnya Ushuluddin sebagai tonggak pemikiran saat ini. Banyaknya krisis menyebabkan pelbagai permasalahan di dunia; COVID-19 adalah salah satu indikasi alam mulai menunjukan ketidakstabilannya. Untuk itu selaku manusia, kita perlu menjaga keseimbangan alam ini.

Bagi para pemikir seperti Ushuluddin ada langkah tambahan sebagai upaya dalam menjawab beragam tantangan itu, seperti: 1) Reinterpretasi ajaran-ajaran dalam dogma dengan benar; 2) Belajar tradisi dan budaya lain untuk memahami ajaran apa yang bisa diterapkan demi tercapainya keharmonisan umat; 3) Bersikap bijak akan diraih ketika cakrawala pengetahuan yang dimiliki luas jangkauannya.

Catatan lain yang ditambahkan adalah manusia bukan lagi sebagai pusat (center) dalam pembahasan dunia, manusia dalam hal ini sebetulnya menjadi bagian dari semesta. Pesan yang disampaikan kepada seluruh peserta adalah sikap yang harus dikembangkan seperti humble (rendah hati), karena manusia layaknya adalah serpihan debu dalam galaksi. Sedangkan alam, semesta dan pengetahuan yang dikandung, setiap hari mereka selalu bertambah dan meluas.

Hari pertama, 10 November 2020, diisi oleh tiga pembicara utama yaitu: Prof. Dr. H. M. Amin Abdullah (Sunan Kalijaga Islamic State University), Prof. Dr. Amina Wadud, Ph.D, dan Dr. Siti Salwa Bte Md Sawari (International Islamic University Malaysia).

Hari kedua, 11 November 2020, kegiatan ini diisi oleh empat pembicara, yakni: Prof. Dr. Abdul Majid Hakimelahi (Islamic Cultural Center (ICC), Prof. Syafa'atun Almirzanah, Ph.D., D.Min. (Sunan Kalijaga Islamic State University), Mowafg Masuwd, Ph.D. (Zawiyah University, Libya) dan Prof. Dr. H. Abdul Mustaqim, S.Ag., M.Ag. (Sunan Kalijaga Islamic State University).

Tiga puluh tujuh makalah dipresentasikan dalam USICON kali ini. Tiga puluh enam berasal dari berbagai institusi yang tersebar di seluruh Indonesia dan satu presentasi berasal dari Iraq. Sesi paralel tersusun atas tiga orang besar yang dibahas selama dua hari kegiatan. Ruang pertama berisi pembahasan mengenai agama, kesehatan dan politik. Ruang kedua berisikan persoalan agama, komunitas dan lingkungan hidup. Ruang ketiga berisi pembahasan agama, gender dan keluarga. Tema besar USICON kali ini mengenai biopolitik dibedah menggunakan telaah keushuluddinan seperti teologi, filsafat, Qur’an, Hadis, studi agama-agama, dan sosiologi agama.

Di tengah pandemi yang berlangsung, penyelenggaraan USICON kali ini dapat dipandang sukses karena animo untuk mengikuti kegiatan ini sangat besar baik di hari pertama maupun di hari kedua konferensi. USICON telah menunjukkan bahwa agama dapat berperan dalam menghadapi situasi pandemi COVID-19, sesuai dengan fakultas. Ushuluddin untuk bangsa, Ushuluddin untuk dunia. Sampai jumpa di USICON berikutnya dengan tema yang menarik dan aktual.